Kematian Warga Dorong Wapres Ekuador Sonnenholzer Meminta Maaf Ke Rakyatnya

Bentuk Virus Corona. Foto Istimewa
Bentuk Virus Corona. Foto Istimewa

Quito,Sayangi.com-Presiden Ekuador Lenin Moreno memerintahkan penyelidikan atas video dan foto yang menampilkan sejumlah jasad korban meninggal akibat virus corona terlantar di jalanan. Dalam foto dan video yang beredar, jasad terlantar di jalanan Guayaquil, pusat penyebaran corona di sana.

Video dan foto yang beredar di media sosial menampilkan rumah sakit kewalahan sehingga jasad korban corona dibiarkan di jalan, rumah, dan rumah duka. Moreno mendapat banyak keluhan dari keluarga dan kerabat korban lantaran dianggap tidak memberi penanganan tepat.

Dalam cuitannya, Rabu (8/4) Moreno mengatakan jika pemerintah tidak bisa membiarkan jasad-jasad tersebut dibiarkan terlantar.

“Kami tidak akan membiarkan siapa pun dimakamkan tanpa diidentifikasi. Korban adalah saudara-saudara kita yang berhak mendapatkan penghormatan terakhir yang layak,” tulisnya dalam cuitan di akun Twitter pribadi miliknya.

Mengutip CNN ,Jumat (10/4) pejabat pemerintah Ekuador telah mengakui telah membuat kesalahan di awal bulan. Mereka mengaku telah bekerja tanpa lelah untuk mengakomodir para pasien dan jenazah yang meninggal karena Covid-19. Sebelumnya, Wapres Ekuador Otto Sonnonenholzner menyampaikan permintaan maaf atas mayat-mayat yang tergeletak di jalanan Guayaquil.

Di awal pekan lalu, pemerintah setempat telah  mengumpulkan setidaknya 150 mayat dari jalanan dan rumah-rumah. Namun tidak diketahui berapa banyak mayat yang meninggal karena Covid-19.

“Kami telah melihat gambar-gambar yang tidak seharusnya terjadi dan sebagai pelayan publik kalian, saya meminta maaf,” kata Wapres Sonnenholzer dalam pernyataannya di televisi.