Selama Karantina Covid-19 Toko Mainan Seks Di Kolumbia Laris Manis

Ilustrasi Dildo.Foto Cosmopolitan
Ilustrasi Dildo.Foto Cosmopolitan

Bogota, Sayangi.com- Paparan Covid -19 di seluruh dunia menyebabkan mainan seks laku bak kacang goreng. Gerson Monje dengan bangga memamerkan dagangan di toko daring alias online shop miliknya. Produk sex toys yang ia jajakan laku keras dan terpampang tulisan “Habis” di hampir semua barang tersebut.

Dikutip dari laman Reuters Kamis (16/4) beberapa pebisnis di Kolombia dan bahkan hampir seluruh dunia terdampak akibat lockdown selama lima minggu. Namun industri toko daring menancapkan akarnya tetap kuat. Bukan sembarang dagangan, produk yang paling dilirik di toko daring adalah mainan seks.

“Penjualan mulai naik dalam sehari saat hari keempat karantina. Kami melihat peningkatan penjualan 50 persen,ujar Monje.

Pemilik toko daring mainan seks ini mengatakan bahwa karantina membuat masyarakat mulai mencari alternatif hiburan lain namun berkaitan dengan keintiman. Mainan seks disebut Monje, bisa menjadi jawaban atas pencarian itu.

Warga sedang di rumah dan memiliki banyak waktu dengan memakai tangannya. Mereka juga bersama pasangan atau sendirian dan butuh sesuatu menyenangkan di tengah rutinitasnya saat berkaitan dengan keintiman,” lanjutnya.

Menurut psikolog dr Carolina Guzman, mainan seks ternyata memang bisa menjadi pilihan menyenangkan selama isolasi mandiri. Tak hanya meningkatkan gairah bercinta, mainan seks juga dapat memacu semangat saat mulai jenuh bekerja di rumah.

Ini momen yang tepat bagi masyarakat untuk menikmati waktu di rumah dan menjalani rasa penasarannya serta memahami bahwa membeli dan memakai alat ini (mainan seks) adalah hal yang tepat,” papar dr Guzman.