Larangan Mudik, Polda Metro Gelar Operasi Ketupat Mulai Besok

Jakarta, Sayangi.com – Terkait imbauan pemerintah soal larangan mudik pada Ramadan dan Idul Fitri, Ditlantas Polda Metro Jaya mempercepat pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 pada Kamis (23/4). Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, operasi Ketupat akan dilaksanakan hingga hari ketujuh setelah Idul Fitri.

“Dalam operasi kali ini Ditlantas menyiapkan check point yang kita sebut Pospam (Pos Pengamanan) terbaru. Pospam baru itu akan berdiri di ruas jalan tol, maupun jalan arteri nasional yang biasa digunakan sebagai jalur mudik selama ini,” ujar Sambodo di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/4).

Untuk ruas tol, kata Sambodo, ada tiga Pospam untuk mengamankan kebijakan larangan mudik. Langkah Ditlantas di Pospam ruas tol adalah penyekatan arus mudik dari dan melalui Jakarta yang mencakup tiga ruas jalan tol keluar-masuk Ibu Kota.

“Pertama di ruas Jagorawi, tepatnya di Gerbang Tol Cimanggis. Selanjutnya, di Gerbang Tol Cikarang, Bekasi, dan di Gerbang Tol Kota Tangerang. Ketiganya berada di wilayah hukum Ditlantas Polda Metro Jaya,” jelasnya.

Untuk jalan arteri nasional yang biasa digunakan warga sebagai jalur mudik, kata Sambodo, pihaknya mendirikan 16 Pospam dalam rangka mengamankan kebijakan larangan mudik. Pos pemeriksaan itu berada di perbatasan Jakarta dengan kota lain di Jabar dan Banten.

“Para petugas akan memilah, kendaraan mudik akan diminta putar balik. Untuk aktivitas warga di Jabodetabek tetap diperbolehkan,” katanya.

Sambodo menegaskan, pihaknya masih memperbolehkan pergerakan warga di wilayah Jabodetabek. Namun jika kendaraan yang melintas terindikasi mudik, maka pihaknya akan memintanya untuk putar balik.

“Ini berlaku bagi angkutan penumpang baik pribadi maupun umum, dan sepeda motor. Kendaraan logistik yang mengangkut bahan pangan atau keperluan warga akan tetap diperbolehkan melalui ruas jalan tol maupun jalan arteri nasional,” katanya.