Menhan Prabowo Kembali Terima Bantuan Alat Kesehatan dari China

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto saat menerima bantuan alat kesehatan dalam penanganan COVID-19 dari pemerintah China, di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa (12/5/2020).

Jakarta, Sayangi.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali menerima bantuan alat kesehatan (alkes) dari Republik Rakyat Tiongkok (China) yang dipergunakan untuk penanganan COVID-19 di Indonesia, di Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa.

Kepala Biro Humas Setjen Kemhan Kolonel Kav I E Djoko Purwanto dalam keterangannya mengatakan, bantuan yang kedua kalinya saat ini diberikan berupa alat-alat kesehatan seperti Disposable Medical Mask, Medical Surgical Mask, KN95 Respirator dan Surgical Mask-cone, Medical Goggles, dan Disposable Medical Protective Screen.

Selain itu, Disposable Protevtive Jump Suit, Disposable Waterproof Isolation Gown, Medical Boot Cover, Disposable Nitrile Glove, Infusion Pump, Knapsack Disinfectant Sprayer 16L, Infrared Forehead Thermometer dan Thermal Imaging Thermometer Helmet.

“Semua bantuan alat-alat kesehatan tersebut nantinya akan disalurkan ke beberapa rumah sakit lingkungan Kemhan dan TNI, sehingga diharapkan dapat membantu dalam pencegahan penyebaran virus dan penanganan wabah COVID-19 di Indonesia,” kata Djoko.

Bantuan alkes dari China yang pertama kali pernah diterima oleh Menhan pada Senin (23/3) di Base Ops TNI AU Halim Perdanakusuma berupa alkes seperti rapid test dan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan yang kemudian diserahkan secara simbolis oleh Menhan kepada perwakilan rumah sakit yang ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan penanganan COVID-19.

Kemhan bersama Mabes TNI sukses menggelar Operasi Bantuan Kemanusiaan (Humanitarian Aid) guna membawa alat-alat kesehatan dari Tiongkok untuk membantu Indonesia melawan penyebaran Virus Corona (COVID) di Tanah Air.

Operasi Humanitarian Aid yang digagas oleh Menteri Pertahanan ini dilaksanakan oleh Kemhan dan Mabes TNI atas bantuan Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) serta dukungan corporate social responsibility (CSR) sejumlah perusahaan Tiongkok yang berinvestasi di Indonesia.