Restaurant Dan Toko Italia Bersiap Sambut Pelanggan

Warga Italia akan kembali menjalani rutinitas Senin (18/5). Foto Nikki Martinez
Warga Italia akan kembali menjalani rutinitas Senin (18/5). Foto Nikki Martinez

Milan,Sayangi.com- Pemerintah Italia telah longgarkan lockdown.Toko, restoran, dan salon rambut di Italia akan kembali beroperasi dan buka untuk umum pada Senin (18/5).Sebelumnya Italia paling ketat di dunia di masa pandemic Covid-19.

Pemerintah Italia mengaku siap mengambil “risiko yang diperhitungkan” untuk mengembalikan negara itu ke kondisi normal. Saya tahu, bahwa untuk beberapa sektor ekonomi, pembukaan kembali tidak berarti pemulihan,” ucap Perdana Menteri Italia, Giuseppe Conte pada Sabtu malam ketika ia mengumumkan pencabutan pembatasan.

Dengan ekonomi yang menghadapi resesi parah dan utang publik diperkirakan akan meningkat hingga lebih dari 150% dari output ekonomi tahunannya, pemerintah Italia dinilai telah putus asa untuk membuat negara itu kembali normal tanpa memicu gelombang epidemi kedua.

Seperti dilaporkan Reuters, Italia yang merupakan kekuatan ekonomi ketiga di Eropa mengizinkan bisnis di negara tersebut bangkit secara bertahap,. Pemerintah menghimbau para pelaku bisnis dapat menegakkan protokol sanitasi yang ketat . Para pelaku bisnis diwajibkan membuat orang berjarak setidaknya 1 meter.

Di Rinascente, sebuah department store kelas atas di Milan, penjaga toko akan terus menghitung melalui aplikasi soal jumlah berapa banyak orang di toko pada satu waktu. Pakaian yang dicoba di ruang ganti akan dikarantina selama 24 jam.

Chief Executive Rinascente, Pierluigi Cocchini mengatakan, sulit untuk memprediksi selera apa yang akan ada untuk berbelanja setelah masyarakat menjalani isolasi selama berbulan-bulan. Toko dibuka kembali dengan penurunan harga hingga 60%, karena seperti kebanyakan pengecer, toko perlu menghabiskan stok barang yang tidak terjual.

“Harapannya adalah mengambil langkah menuju normalitas. Ini tidak akan menjadi bisnis seperti biasa, mengingat semua protocol. Tetapi, ini adalah kondisi normal baru untuk saat ini dan kami harus menerimanya,” kata Cocchini kepada Reuters.

Sementara ini akses di restoran akan sangat terbatas dan hanya anggota keluarga yang diizinkan duduk berdekatan. Meski demikian, kembali beroperasi tetap dianggap sebagai langkah yang lebih baik oleh para pelaku bisnis.

“Kita harus memulai kembali,” kata Rosy Riente, yang menjalankan Cafe de l’Ange di resor mewah Courmayeur Alpine. “Sejauh ini, yang kami lakukan adalah mengeluarkan uang untuk membeli gel sanitasi dan desinfektan,ujarnya.