Kerajaan UAE Bakal Produksi Alat Tes Covid-19 Berteknologi Laser

Barisan para peneliti QuantLase Imaging Lab UEA. Foto Antara
Barisan para peneliti QuantLase Imaging Lab UEA. Foto Antara

Jakarta,Sayangi.com- Kedutaan Besar Uni Emirat Arab (UAE) di Jakarta mengumumkan bahwa perusahaan medis dari negara ini telah mengembangkan alat tes cepat deteksi Covid-19. Rencananya QuantLase Imaging Lab menggunakan teknologi laser guna deteksi virus corona.

“Teknik DPI (Diffractive Phase Interferometry) berbasis laser kami yang didasarkan pada modulasi fase optik. Cara ini akan mampu memberikan tanda infeksi dalam beberapa detik,” kata dr. Pramod Kumar, ketua tim peneliti di laboratorium itu. Pengumuman ini tersiar dalam pernyataan resmi Kedubes UAE di Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Lewat releasenya, alat ini menunjukkan hasil dalam waktu singkat, teknologi itu juga diklaim mudah dalam penggunaan. Teknologi ini bersifat non-invasif, dan juga murah, sehingga cocok untuk pengujian skala lebih besar di tempat umum, seperti bioskop dan pusat perbelanjaan.

Dalam pengujian skala luas itu, menurut Kumar, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) berperan penting untuk memberikan model analisis secara presisi. Alat tes ini  memiliki kecepatan dan skala yang tepat.

Dr. Pramod menerangkan Laboratorium ini menggunakan G42, perusahaan AI dan Cloud Computing terkemuka, untuk lebih meningkatkan program laser. Dia menambahkan bahwa pihaknya telah menjalankan 1.000 pengujian awal, kemudian menyempurnakan dan kembali melakukan uji coba.

QuantLase Imaging Lab berencana untuk meluncurkan produk inovasi buatannya ke pasaran dalam beberapa bulan mendatang. Hal ini lewat pertimbangan hingga sejauh ini mesin produksi laboratorium itu telah menunjukkan hasil dengan tingkat akurasi tinggi.

Otoritas UAE tertarik pada inisiatif yang membantu sistem perawatan kesehatan di UAE. Menteri Kesehatan UAE Abdul Rahman bin Mohammad menanggapi penemuan tersebut dengan menyatakan bahwa pihaknya selalu mengikuti proses inovasi terkait deteksi dini dan tes cepat Covid-19.