Walikota Minneapolis Minta Polisi Pembunuh Floyd Diadili

Viral Polisi AS Derek Chauvin mengunci dengan leher George Floyd hingga tak bernyawa. Foto The Nation
Viral Polisi AS Derek Chauvin mengunci dengan leher George Floyd hingga tak bernyawa. Foto The Nation

Minneapolis,Sayangi.com- Potongan video yang memperlihatkan polisi yang menekan lututnya di leher George Floyd sehingga kehilangan nafas, telah memicu kemarahan publik AS. Tindakan ini dianggap pembunuhan berbasis rasial.

Wali Kota Minneapolis Jacob Frey mengatakan polisi yang mencekik George Floyd dengan kakinya harus didakwa. “Dalam 36 jam terakhir saya bergulat dengan satu pertanyaan fundamental: Mengapa pria yang membunuh George Floyd tidak dipenjara,” kata Walikota Frey pada Kamis (28/5). “Saya tidak melihat adanya ancaman, saya tidak melihat sinyal tindakan kekerasan itu diperlukan,” tambah Frey.

Video yang tersebar di media sosial menunjukkan petugas polisi Derek Chauvin menekan lututnya ke leher Floyd. Warga AS berkulit hitam itu meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit. Dalam video yang diunggah orang lain,terdengar suara Floyd yang mengatakan ia tidak bisa bernapas.

Dalam unggahan video nampak Chauvin tidak bergerak selama hampir delapan menit walaupun Floyd sudah berhenti berbicara dan bergerak. Satu hari setelah Floyd meninggal dunia, Chauvin dan tiga petugas polisi lainnya dipecat. Walaupun Chauvin dan rekan-rekannya sudah dipecat, tapi amarah warga tetap meledak.

Pada Selasa (26/5) pengunjuk rasa berjalan lebih dari dua mil menuju kantor polisi. Sejumlah properti polisi dirusak dan terjadi bentrokan antara polisi antihuru hara yang menembakkan gas air mata ke arah demonstran.

Di bagian kota yang sama bentrokan kembali pecah pada Rabu (27/5). Beberapa pengunjuk rasa melemparkan batu dan botol minum ke polisi. Helikopter berita menunjukkan kericuhan di dekat beberapa toko seperti Target, Cub Food, dan toko otomotif. Tidak ada bukti polisi melakukan intervensi.

Unjuk rasa juga terjadi di jalanan dekat rumah Chauvin. Seorang petugas polisi memberitahu pengunjuk rasa, Chauvin tidak berada di sana.Para pengunjuk rasa menumpahkan cat warna merah di jalan pintu rumah Cauvin .

Seseorang juga menulis ‘pembunuh’ dengan kapur di dekat tumpahan cat itu. Sebelum Frey menuntut dakwaan sudah banyak warga, aktivis, dan selebritas yang menuntut keadilan untuk Floyd.

Pengacara keluarga Floyd dan aktivis hak sipil, Benjamin Crump, meminta unjuk rasa digelar dengan damai. Kami tidak bisa diamĀ  adanya penindasan keĀ  kami. Namun kami tidak boleh membahayakan orang lain selama pandemi. Kami akan menuntut dan memenangkan keadilan,” tandas Crump.
sumber : Associated Press