Penularan Covid-19 di Afghanistan Mencapai 684 Persen

Presiden Afganistan Ahsraf-Ghani.Foto AFP
Presiden Afganistan Ahsraf-Ghani.Foto AFP

Kabul,Sayangi.com- Penularan Covid-19 di Afghanistan meningkat 684 persen pada bulan Mei. Peningkatan tersebut diumumkan Komite Penyelamatan Internasional (IRC) hari Senin (1/6). Kemampuan pengujian yang sangat rendah di negara ini artinya lebih banyak lagi yang tidak menjalani tes dan tidak terdeteksi,” lanjut Komite.

Presiden Ashraf Ghani yang memulai tugasnya untuk periode kedua pada September 2019 langsung dihadapkan  virus yang berasal dari Wuhan.Selain virus corona, pemerintahan Gani juga dihadapkan pada negosiasi perdamaian dengan Taliban, maupun serangan dari rivalnya, Abdullah Abdullah.

Covid -19 telah banyak menelan korban sehingga Ibu kota Kabul melakukan lockdown.  Ibu kota Afgan ini mengalami perpanjangan lockdown selama tiga pekan, dengan semua kantor pemerintah ditutup.

Dilaporkan pasca serangan Covid- 19 jutaan orang Afghanistan sekarang ini menghadapi kerawanan pangan. Sebelum serangan covid -19 yang mematikan   negara ini lebih dulu dilanda  konflik puluhan tahun. Dan dengan adanya pandemi Covid-19 Afgan mengalami perlambatan roda Ekonomi. Lambat laun kondisi ini akan “membuat Afghanistan di ambang bencana kemanusiaan,” sebut IRC.

sumber: AFP