Jumlah Terinfeksi Covid-19 Secara Global Nyaris Tembus 6,7 Juta

Bentuk Virus Corona yang sering disebut Covid-19
Bentuk Virus Corona yang sering disebut Covid-19

New York,Sayangi.com- Jumlah kasus infeksi virus corona (Covid-19) terus meningkat hingga nyaris mencapai 6,7 juta orang di seluruh dunia.Sebanyak 3.227.331 orang di antara jumlah tersebut dinyatakan berhasil sembuh. Sementara angka 391.997 jiwa meninggal dunia, dan 3.061.989 pasien masih terinfeksi.

Dikutip dari www.worldometers.info, jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia mencapai total 6.682.317 hingga Kamis (4/6/2020) malam waktu GMT atau Jumat (5/6/2020) pagi WIB.

Kontribusi terbesar banyaknya kasus infeksi masih dipegang Amerika Serikat dengan 1.923.081, Angka tersebut mengalami penambahan sebanyak 21.298 pasien baru pada Kamis. Di antara jumlah kasus tersebut, 706.474 orang dinyatakan sembuh dan 110.148 pasien meninggal dunia.

Angka-angka terbaru yang dilaporkan oleh AS semakin mengukuhkan posisi negeri berekonomi terbesar di dunia ini sebagai negara dengan jumlah kasus dan korban jiwa terbanyak di dunia akibat Covid-19.

Menyusul AS, Brazil mencatatkan total infeksi virus corona mencapai 606.085 kasus, bertambah 22.105 dalam 24 jam terakhir. Berturut-turut menyusul banyaknya jumlah kasus di AS dan Brasil adalah Rusia, dan Spanyol. Indonesia, yang berada di posisi 34, tercatat 28.818 orang telah terinfeksi, dengan 1.721 pasien di antaranya meninggal dunia dan 8.892 orang sembuh.

Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit  AS Robert Redfield  di hadapan Kongres AS mengatakan  masker dan penutup wajah masih menjadi alat penting. Robert menyebut masker dan penutup wajah berguna untuk menghentikan penyebaran virus corona. “Kami melihat ini sebagai alat kesehatan masyarakat yang paling penting,” ujar Redfield, seperti dikutip Bloomberg.

Redfield mengatakan bahwa CDC akan terus menyebarkan penggunan masker dan penutup muka.  Dan bahwa Redfield menghimbau orang-orang harus terus menggunakan masker dan penutup muka jika keluar rumah.

Robert Redfield  mengatakan bahwa ia khawatir bahwa beberapa warga Amerika tampaknya mengabaikan saran tersebut. Kami akan terus mencoba mencari cara agar lebih banyak orang mengikuti anjuran tersebut.

Dari catatan jumlah korban jiwa, saat ini Inggris menyusul Amerika Serikat. Kerajaan Inggris mencatat angka kematian tertinggi yakni 39.904 orang. Negara lain yang juga memiliki jumlah korban jiwa yang tinggi yaitu Brasil, Italia, dan Prancis.  Virus yang berasal dari Wuhan China ini telah menyebar ke total 213 negara di dunia.

sumber: Reuters