Ditengan Pendemi-19 Kapal China Serang Kapal Vietnam

Hanoi,Sayangi.com- Kementerian Luar Negeri Vietnam mengatakan dua kapal Tiongkok menyerang kapal nelayan mereka di Laut China Selatan, dan menyita hasil tangkapan serta peralatan. Seperti dikutip dari NHK Senin (15/16)  insiden itu terjadi di dekat Kepulauan Paracel pada Rabu (10/6) minggu lalu.

Kepulauan Paracel terletak di antara garis pantai Vietnam dan China. Kepulauan itu terdiri dari 30 pulau yang menyebar dan dikendalikan oleh Beijing tetapi juga diklaim oleh Taipei dan Vietnam.

Tiongkok sendiri mengaku sebagai pemilik hampir seluruh kawasan Laut China Selatan. Di perairan China Selatan Vietnam, Brunei, Malaysia, Filipina, dan Indonesia juga memiliki klaim. Vietnam meminta Beijing untuk menyelidiki masalah ini karena khawatir tindakan itu bisa menyebabkan kapal tenggelam.

Hanoi juga melayangkan protes ke China atas insiden lain. Pada April lalu, sebuah kapal nelayan Vietnam ditabrak dan ditenggelamkan oleh kapal pengintai maritim Tiongkok. Insiden itu terjadi di dekat Kepulauan Paracel.

Otoritas Vietnam telah mengeluarkan pernyataan akhir bulan ini. Hanoi memprotes pengumuman Beijing bahwa mereka telah mendirikan dua distrik administratif baru di Laut Cina Selatan. Distrik tersebut berada di Kepulauan Paracel dan di Kepulauan Spratly. Baik China, Vietnam, dan pihak lain mengklaim Kepulauan Spratly.

Para pengamat khawatir China meningkatkan kegiatan di Laut Cina Selatan saat negara-negara lain sibuk berurusan dengan virus corona. Para pengamat menyebut Beijing disebut menggunakan taktik baru untuk memperkuat klaim sepihaknya terhadap Laut China Selatan.

Beijing disebut mengerahkan ratusan kapal-kapal ikan yang dikawal kapal penjaga pantai ke Laut China Selatan. Menurut para pengamat tindakan China ini adalah untuk memperkuat klaim historisnya di perairan yang kaya sumber daya alam itu.