Ditaksir Bernilai Ratusan Juta Rupiah, KPK Sita Tas Mewah Milik Istri Nurhadi

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Jakarta, Sayangi.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah tas mewah seharga ratusan juta rupiah milik istri mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi, Tin Zuraida. Tas tersebut diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di MA.

Plt. Juru Bicara KPK Fikri Ali membenarkan, pihaknya menyita sejumlah tas mewah tersebut. Menurutnya, barang yang disita penyidik ada kaitannya dengan perbuatan tersangka.

“Terkait perkara dengan tersangka NHD dkk penyidik telah melakukan penyitaan terkait beberapa barang yang di duga ada kaitannya dengan perbuatan para tersangka, diantarnya berupa tas dan sepatu,” ujar Ali saat dikonfirmasi, Selasa (16/6).

Ali belum mau menjelaskan berapa jumlah tas yang disita maupun nominal harga dari tas tersebut. Namun ia memastikan tas dan sepatu yang disita KPK bernilai tinggi.

“Yang cukup bernilai ekonomis,” ujarnya.

Seyogyanya, sambung Ali Fikri, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Tin Zuraida pada Senin (15/6). Namun, yang bersangkutan tidak hadir dengan alasan sakit.

“TZ hari Senin kemarin tidak hadir memenuhi panggilan penyidik. Ada konfirmasi karena alasan sakit dan akan dijadwal ulang tgl 22 Juni 2020,” paparnya.

Dalam kasus dugaan suap pengurusan perkara MA, KPK telah menetapkan tiga orang tersangka. Ketiga tersangka itu yakni, mantan Sekretaris MA, Nurhadi, menantu Nurhadi, Rezky Herbiono, dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT. MIT), Hiendra Soenjoto.

Dalam perkara ini, Nurhadi dan menantunya Rezky diduga telah menerima suap dan gratifikasi dengan total Rp 46 miliar. Uang tersebut terkait pengurusan perkara di MA tahun 2011-2016.