Beijing Larang Warga Bepergian Ke Luar Kota dan Sekolah Ditutup

Seorang anggota staf menunjukkan sampel vaksin COVID-19 nonaktif di Sinovac Biotech Ltd., yang berada di Beijing, China, Sabtu (11/4/2020).

Beijing,Sayangi.com- Otoritas Beijing mendesak warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota . Untuk menahan laju wabah Covid-19 parah ibukota China ini kembali menutup sekolah.

Kebangkitan virus corona baru di kota yang berpenduduk 21 juta orang itu diyakini dimulai di pasar makanan Xinfadi sebelum tersebar luas di ibukota China tersebut. Bangkitnya virus corona gelomang kedua  telah memicu kekhawatiran negara tirai bambu ini. Buntutnya China kembali berupaya keras untuk mengendalikan wabah tersebut melalui pengujian massal dan penguncian yang menyakitkan.

Sebenarnya, negara itu telah melonggarkan pembatasan aktivitas sosial dalam beberapa bulan terakhir. Keputusan tersebut setelah pemerintah menyatakan kemenangan terhadap penyakit yang muncul di pusat kota Wuhan pada akhir tahun lalu itu.

Pihak berwenang mengunci beberapa daerah perumahan. Pemerintahan di kota Beijing telah mengumumkan pembatasan baru kemarin. Kegiatan olahraga berkelompok juga dilarang dan warga diperintahkan untuk mengenakan masker di ruang tertutup. Kali ini pemerintah di kota Beijing juga melarang waganya pergi berkelompok serta pelarangan perjalanana antarprovinsi.
sumber:ChannelNewsAsia.com,