Polisi Buru Muncikari Penyedia Gadis di Bawah Umur ke Buronan FBI Medlin

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (Foto: Sayangi.com/Tri Setyo)

Jakarta, Sayangi.com – Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya tetap mengusut kasus pelecehan seksual  yang melibatkan Russ Medlin. Medlin diketahui merupakan warga negara Amerika Serikat yang menjadi buron FBI.

Oleh karena itu, polisi juga akan memburu muncikari yang menyediakan gadis di bawah umur untuk Medlin. Muncikari berinisial A tersebut saat ini telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Kami berharap semoga segera bisa kita amankan, sehingga bisa diketahui ada berapa korban. Karena pengakuan masyarakat hampir setiap hari bergantian anak kecil keluar dari kediaman Medlin,” ujar Yusri di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/6).

Rencananya, sambung Yusri, Medlin akan dipulangkan ke negaranya karena yang bersangkutan juga merupakan buruan FBI atas kasus penipuan Bitcoin. Interpol masih terus berkoordinasi dengan pihak FBI terkait pemulangan Russ Medlin.

“Untuk perwakilan FBI sudah ada di Indonesia. Kita juga sudah menyurat karena memang permohonan dari FBI agar yang bersangkutan bisa diekstradisi kembali ke negaranya,” katanya.

Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap pelaku pedofilia bernama Russ Albert Medlin di Jalan Brawijaya VIII, Jakarta Selatan, Senin (15/6). Setelah diselidiki, pria warga negara Amerika Serikat juga merupakan buronan Federal Bureau of Investigation (FBI).

Medlin masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) FBI setelah diduga melakukan penipuan investasi saham bitcoin, pada April 2014 hingga akhir 2019 di New Jersey. Namun sejak akhir 2019, Medlin tidak diketahui rimbanya hingga berhasil ditangkap Senin (15/6).