Spanyol Mulai Buka Perbatasan Dengan Eropa

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez membuka pintu perbatasan Spayol dengan Eropa. Foto Reuters
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez membuka pintu perbatasan Spayol dengan Eropa. Foto Reuters

Madrid,Sayangi.com- Keadaan darurat di Spanyol berakhir, Minggu (21/6) waktu setempat. Namun perbatasan darat Spanyol dengan Portugal tetap ditutup hingga 1 Juli, atas permintaan Portugal.

Kini Spanyol membuka kembali sebagian besar perbatasannya dengan Eropa .
Sejak itu Spayol mengizinkan pergerakan internal untuk pertama kalinya sejak pertengahan Maret lalu. Kini Penduduk Spanyol juga bisa melakukan perjalanan tanpa batas di negara mereka sendiri.

Namun aturan jarak sosial tetap ada. Setiap orang harus berjarak 1,5 meter di ruang publik, mengenakan masker di pertokoan maupun angkutan umum, dan secara rutin mencuci tangan.

“Kita harus tetap waspada dan secara ketat mengikuti langkah-langkah kebersihan dan perlindungan,” kata ujar PM Spanyol Pedro Sánchez. Dia memperingatkan risiko gelombang kedua, “yang harus dihindari dengan cara apa pun”.

Pada saat yang sama, Kementerian Kesehatan mengonfirmasi satu kematian tambahan dan 334 infeksi covid-19 baru. Angka itu sedikit turun dari Sabtu minggu lalu. Namun, jumlah kasus yang dilaporkan selama tujuh hari terakhir–1.668 kasus naik secara signifikan untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu.

Menteri Luar Negeri Spanyol Arancha Gonzalez Laya mengatakan pengunjung Inggris tidak perlu dikarantina pada saat kedatangan. “Kami melakukan ini untuk menghormati 400 ribu warga Inggris yang memiliki tempat tinggal kedua di Spanyol. Mereka ingin mendapatkan manfaat dari rumah mereka di negara kami,” kata Gonzalez Laya.Tak kurang dari 80 juta wisatawan berkunjung ke Spanyol setiap tahun.

sumber : BBC.news