Ungkap Prostitusi Anak, Menteri PPPA Beri Penghargaan ke Polda Metro

Jakarta, Sayangi.com – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang mengapreasiasi kinerja Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang berhasil mengungkap kasus kejahatan seksual terhadap anak dibawah umur. Dalam kasus tersebut, tersangka Russ Albert Medlin WNA asal Amerika Serikat diketahui juga merupakan buronan FBI.

Selain dari Menteri PPPA, perwakilan FBI juga turut memberikan penghargaan yang diterima langsung oleh Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana di gedung Promoter Polda Metro Jaya, Rabu (24/6).

“Apresiasi dan penghargaan setingi-tingginya kami berikan kepada Polda Metro Jaya dalam hal ini kepada Direktorat Kriminal Khusus atas keberhasilannya didalam mengungkap kasus kekerasan seksual terhadap anak,” ujar I Gusti Ayu.

I Gusti Ayu mengatakan, bahwa Indonesia telah Meratifikasi Konvensi Hak Anak, dimana mandat hak anak ini sudah diturunkan melalui berbagai peraturan perundang-undangan yang salah satunya adalah UU No.35 tahun 2015 atas perubahan UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dalam UU ini digarisbawahi bahwa perlindungan terhadap anak tidak menjadi tanggung jawab satu pihak, perlindungan anak menjadi tanggung jawab negara, tanggung jawab pemerintah, masyarakat dan dari keluarga juga orang tua maupun wali.

“Terimakasih kepada Kapolda beserta jajarannya, tentunya kerjasama tidak hanya berhenti di kasus ini saja. Saya melihat bagaimana sudah komitmen di semua jajaran aparat penegak hukum yang ada di seluruh Indonesia dalam tindakan yang cepat dan tepat untuk menangani kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda mengaku merasa bangga dengan apresiasi dan penghargaan yang diberikan Menteri PPPA dan FBI. Nana berjanji, pihaknya akan terus memberantas kasus kekerasaan terhadap anak dan perempuan.

“Kami akan terus terus melakukan perlindungan. Selain itu saya juga minta peran serta masyarakat karena tanpa bantuannya polisi tidak akan bisa bekerja dengan sendiri,” kata Nana.

Sebelumnya, Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap pelaku pedofilia bernama Russ Albert Medlin di Jalan Brawijaya VIII, Jakarta Selatan, Senin (15/6). Setelah diselidiki, pria warga negara Amerika Serikat juga merupakan buronan Federal Bureau of Investigation (FBI).

Medlin masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) FBI setelah diduga melakukan penipuan investasi saham bitcoin, pada April 2014 hingga akhir 2019 di New Jersey. Namun sejak akhir 2019, Medlin tidak diketahui rimbanya hingga berhasil ditangkap Senin (15/6).