Polisi Terus Cari Tahu Motif Pembunuhan Editor Metro TV

Yodi Prabowo

Jakarta, Sayangi.com – Polda Metro Jaya memastikan tewasnya editor Metro TV, Yodi Prabowo, karena pembunuhan. Hal tersebut dikuatkan oleh luka tusukan yang ditemukan di dada dan leher korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tidak ada barang pribadi korban yang hilang. Identitas korban juga masih utuh di dalam jaket dan celana korban.

“Untuk motif pembunuhan masih didalami. Nanti yang menyimpulkan tim penyidik, kalau hilang berarti perampokan, itu dugaan awalnya saja,” ujar Yusri dalam keterangannya, Sabtu (11/7).

Dari lokasi kejadian, sambung Yusri, polisi juga menemukan pisau yang diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban. Hingga saat ini polisi masih mendalami kasus ini.

Selain itu, polisi juga telah memeriksa sebanyak 12 saksi. Selain saksi di lokasi kejadian, polisi juga telah memeriksa sejumlah teman dan sahabat Yodi.

“Kemungkinan saksi yang diperiksa masih akan bertambah lagi,” katanya.

Sebelumnya, Sesosok jasad pria ditemukan di pinggir Tol JORR Pesanggarahan, Jakarta Selatan, Jumat (10/7). Belakangan diketahui identitas jasad tersebut adalah Yodi Prabowo (25), yang merupakan editor di Metro TV.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Irwan Susanto mengatakan, ada luka tusukan senjata tajam pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan sementara, korban diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

“Pemeriksaan sementara ditemukan luka tusukan pada tubuh korban, ada dugaan korban pembunuhan, tapi masih kami dalami lagi. Korban sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati,” ujar Irwan saat dikonfirmasi.