Gema Takbir Kembali Berkumandang Di Hagia Sophia

Warga Turki melakukan solat di depan masjid Hagia Sophia. Foto Reuters
Warga Turki melakukan solat di depan masjid Hagia Sophia. Foto Reuters

Istambul,Sayangi.com– Pelataran bangunan bersejarah Hagia Sophia sudah dipenuhi warga Istanbul lepas tengah hari, Sabtu (12/7). Ratusan warga tampak berkumpul menjelang sore itu, perempuan, laki-laki, anak-anak. Tak sedikit yang mengibarkan bendera bulan sabit putih dilatari kain merah. Susananya gembira. Terdengar diteriakkan berulang seruan tahlil bersama. “La ilaha ilallah… la ilaha ilallah….”

Saat memasuki  masuk waktu shalat Ashar  terdengar “Allahu Akbar… Allahu Akbar…” terdengar jelas muazin melantunkan azan dari dalam wilayah Hagia Sophia dilantangkan pengeras suara. Hal itu tak pernah terjadi selama 85 tahun dari saat ini.

Sontak kerumunan membalas azan tersebut sembari bertepuk tangan. Kemudian khidmat sepanjang azan dilantunkan hingga selesai dan warga yang berkerumum ramai meneriakkan takbir.

Video yang dilansir kantor berita Turki Anadolu Agency tersebut menggambarkan reaksi sebagian warga Turki menyikapi Keputusan Dewan Rakyat Turki. Dewan ini, semacam mahkamah administrasi tertinggi di negara itu, yang membatalkan status Hagia Sophia sebagai museum.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (10/7) pagi telah menetapkan secara resmi Hagia Sophia sebagai masjid. Meski begitu, ia menjanjikan, Hagia Sophia akan tetap terbuka bagi siapa pun, termasuk orang asing dan non-Muslim.

Erdogan mengatakan, Hagia Sophia akan terus merangkul semua orang dengan status barunya sebagai masjid. Dia meminta semua pihak menghormati keputusan yang diambil oleh pengadilan terkait perubahan status Hagia Sophia.

“Saya meminta semua orang untuk menghormati keputusan yang diambil oleh badan pengadilan dan eksekutif Turki mengenai status Hagia Sophia,” ujar Erdogan dalam pidato resminya, akhir pekan lalu.

Erdogan menambahkan, saat ini semua orang dari berbagai kalangan dan agama dapat mengunjungi Hagia Sophia tanpa harus membayar tiket. Dia menegaskan, perubahan status Hagia Sophia tidak akan menghapus warisan budaya umat manusia.

“Saya menggarisbawahi bahwa kita akan membuka Hagia Sophia sebagai masjid dengan melestarikan warisan budaya bersama umat manusia,” kata Erdogan. Presiden Erdogan mengajak seluruh warga Turki juga menghormati tempat-tempat ibadah non-Muslim. Pemerintah Turki berencana menutup gambar Yesus dan Bunda Maria di Hagia Sophia dengan teknologi pencahayaan khusus.

sumber: Anadolu